Skip to main content

Kuliner Legendaris di Bandung : Nasi Kalong, Sejiwa Coffee, Bakso Belakang BIP

Bandung selalu menjadi kota favorit aku. Aku pernah tinggal selama 4 tahun menghabiskan masa kuliah di Buah Batu, Bandung. Seminggu sebelum aku menikah, aku ditugaskan lagi untuk business trip ke Bandung. I've spent around 3 days, but only work for a day in Friday, so I got my weekend free. 

Kalau kamu pernah tinggal di Bandung cukup lama, kamu pasti pernah mencicipi atau mendengar tentang Bakso Belakang BIP. Di Bandung ada banyak kedai bakso yang terkenal, seperti bakso akung, bakso malang enggal dll. Kalau Bakso favorit aku yaitu bakso belakang BIP. Lokasi awalnya ada di belakang mall Bandung Indah Plaza, di dekat parkiran belakang, tepat di depan gerbang mesjid. Bakso pinggir jalan ini udah legenda banget karena selalu ramai, bahkan saat aku masih di awal kuliah dulu. 
source : https://1nd1r4.wordpress.com/
Lokasinya sendiri ada di samping warung pinggir jalan, di bawah pohon. Tempat duduknya pun sedikit dan kalau makan sempit-sempitan dan panas-panasan, tapi disitu sih sensasinya. Aku selalu takjub, karena mas-mas bakso nya, selalu ingat pesanan tiap orang walaupun pesananya tuh banyak banget, contohnya si A bakso bihun aja, si B bakso urat dan mie kuning, nah si abangnya gak pernah ketuker kasih pesanan tiap orang, ngerti kan maksud aku ? hahaa. 

Jadi karena aku ada kesempatan buat weekend-an di Bandung sama teman kantor aku, jadilah aku mau mencari si Bakso Legendaris ini. Berdasarkan info yang aku dapat bakso belakang BIP sudah pindah ke ruko baru di jalan Aceh dekat sekolahan yang aku lupa namanya. 
source : https://pergikuliner.com/
Senang banget sih aku pas ketemu sama kedai baksonya. Masih ramai dan waiting list seperti dulu. Setelah sampai, kita langsung memesan bakso dan minumnya. Tidak lupa ambil sukro, karena ini topping legendaris juga sih yang harus dicoba. Jangan lupa dikasih sambal biar tambah maknyos. Ohiya tempat makannya tuh ga ada AC ya, jadi kalau kalian gerah gerah gitu makannya harap dimaklumi aja. 
source : https://www.instagram.com/rianarisnawati/
Karena kita mau santai dan ngobrol ngobrol, sehabis makan kami lanjut ke Sejiwa Coffee. Ini bukan pertama kalinya aku ke Sejiwa, sebelumnya sudah pernah bareng teman-teman kantor juga.  Coffee Shop jadi terkenal di Bandung setelah didatangi oleh Pak Jokowi. Lokasinya ada di Jalan Progo, jalan yang terkenal dengan cafe cafe hits di Bandung. 
source : https://www.tripadvisor.com/


source : https://www.tripadvisor.com/
source : https://www.tripadvisor.com/

Tempatnya sendiri ada 2 lantai ya, dan didominiasi warna putih, jadi terlihat clean dan luas. Untuk kedua kalinya, aku memilih duduk diatas juga, karena lebih banyak seat daripada di bawah. Awalnya aku tertarik duduk di tengah-tengah yang terlihat seperti sofa, ternyata geng dudukannya keras hehe, jadi aku move out ke kursi yang lain. Minumannya aku pesen kopi khas sejiwa dan cemilannya. Rasa kopi nya enak mirip kopi tuku sih rasanya, dan cemilannya b aja. Harganya menurut aku a little bit pricey sih. Untuk ambience-nya aku suka, tapi sayang lumayan berisik guys. Mungkin karena lagi hits, maka banyak pengunjung dan jadinya berisik hehe. Design interiornya simple sih menurut aku yang jadi ciri khas sejiwa coffee. 


Aku sengaja gak pesan makanan berat, karena mau makan di tempat makan legend lagi yaitu Nasi Kalong. Nasi Kalong ini bukanya kalau malam aja, sesuai sama namanya kalong kan keluarnya kalau malam ya wkwkw. Nasi Kalong ada di Jalan Martadinata, dekat juga sih dengan Sejiwa Coffee, bisa jalan kaki sih menurutku. 

source : https://www.tripadvisor.com/


source : https://pergikuliner.com/
Cara memesan makanannya, kamu tinggal mengambil lauk dan nasi yang kamu, bentukannya prasmanan gitu. Nanti di ujung meja, akan ada mba kasir yang menghitung harga makanannya dan kita langsung bayar ya disitu. Harganya menurut aku masih murah, aku hanya perlu membayar sekitar 20 ribuan sudah include minuman. Yang jadi ciri khas dari Nasi Kalong yaitu nasinya yang berwarna merah. Sambalnya juga enak kok, you should try! Kering kentangnya juga mantap. 

Tempat duduknya sendiri di outdoor, kalau hujan payung-payungannya akan di buka, jadi tenang aja guys jangan takut kehujanan. Di tiap mejanya juga ada lilin-lilinan buat ngusir lalat. Yang aku kurang suka mungkin toiletnya ya, not that bad tapi kurang nyaman aja. Nah jadi segitu dulu ya, rekomendasi restauran legendaris yang ada di Bandung. See You!


Xo, 

Riana💋

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Comments

Popular posts from this blog

The Hidden Gems : Produce 101 Season 2 & Nuest part 1

As I write in  here , I love Bigbang so much, even though currently they are not active, sometimes I still continue searched their names in twitter or google. Right now, I will tell story about another group that I like named is Nuest. Sounds familiar but never heard their song? yes, that's also me. Before I watched Produce 101 season 2, I ever heard about their name, but neither songs and members. I will write from the beginning how I got to know them.  source : https://www.soompi.com/ Produce 101 is a sensational program in Korea, it create a variety show with 101 trainees  from many agencies joined and competed each other. I knew this program from Saniy and Ajeng, they told me this show was interesting and must be watched. I watched the entire episodes of season 1 until we got IOI. So, every episodes, the trainees will have mission. First, it will show each agency performance and the teacher (which is also celebrity) will judge them to each classes that fit thei...

Rekomendasi Makanan di KLIA - Bandara Malaysia (4Fingers, Nooodles, Sushi King & ILoveYoo)

Bandara selalu jadi tempat favorit aku, karena biasanya kalau ke bandara artinya mau liburan kan ya? hehe. Kalau lagi tidak ada kegiatan atau bingung mau kemana lagi di hari kepulangan ke Jakarta, biasanya aku akan pergi ke bandara lebih cepat dari seharusnya. Setelah beres check in dan taruh bagasi, aku sering keliling bandara, untuk mencoba makanannya atau sekedar membeli oleh-oleh yang ada disana. Banyak banget yang bisa dibeli bandara, makanya aku selalu menyisakan uang cash di setiap liburan, karena sisanya mau dihabiskan di bandara saja. Kalau aku biasanya beli oleh-oleh khas Negara/Kota yang aku kunjungi, cokelat, souvernir ataupun makanan, tumbler Starbuck dan lain-lain. Walaupun harganya biasanya sedikit lebih mahal dibanding diluar, tapi ya gapapa buat sekalian habisin uang recehan (karena biasanya uang sisa itu uang receh✌). Kalau kalian juga sering seperti aku, nah aku mau share makanan apa aja yang enak dan worth it untuk dicoba di Bandara KLIA 2 - Malaysia. Cobain yaa....

Keliling Central Market Kuala Lumpur dan Kuliner-an (lagi) di Malaysia : Kagura Tokyo Chicken Ramen, Tiger Sugar

Sesering itu aku ke Kuala Lumpur, tapi ternyata belum pernah bahas satupun tentang Central Market ya. Sebenarnya ini kali keduanya aku ke pasar ini, karena pertama kali aku ke KL tentu saja aku mengunjungi tempat ini karena Central Market juga salah satu landmark yang wajib dikunjungi untuk para turis. Jadi ada apa sih di Central Market ? Central Market sendiri merupakan kawasan perbelanjaan yang menjadi icon Malaysia. Sering disebut juga sebagai pasar seni karena menjual berbagai cinderamata Malaysia dan lukisan-lukisan. Untuk menuju kesana, kamu bisa naik taksi, bis ataupun LRT. Kalau aku sendiri, karena aku dari Petaling Jaya, aku naik LRT Kelana Jaya dan turun di Pasar Seni Station, lokasi Central Market ada di sebrang stasiun jadi tidak perlu jalan terlalu jauh. Kalau kamu naik MRT, bisa juga turun di Mesjid Jamek, tapi harus jalan kaki sekitar 15 menit menuju ke lokasi. Disana sebenarnya ada beberapa area yang bisa kamu jelajahi, kalau aku pertama kali langsung ke gedung utama pa...